J. Hort. Indonesia, Agustus 2020, 11 (2): 149-156
p-ISSN 2087-4855 | e-ISSN 2614-2872
Optimalisasi Pertumbuhan dan Daya Hasil Nenas dengan Menggunakan Berbagai Mulsa di Lahan Pasca Tambang Timah
(Optimization of Growth and Yield Potential of Pineapple by Application of Various Mulch in Post-Tin Mining Land)
Diterima: 8 Oktober 2019 / Disetujui: 25 Juli 2020
ABSTRACT
The cultivation of pineapple in post-tin mining land requires a special treatment to maintain soil microclimates. One of treatment that can be used is the application of mulch. The research aims to know the best type of mulch for pineapple cultivation in post-tin mining land. This research had been conducted from January 2018 to May 2019, located on post-tin mining land, Dwi Makmur Village, Merawang, Bangka...
Keywords: Arachis pintoi, coconut fiber, fruit quality, post-mining lands
ABSTRAK
Budidaya nenas di lahan pasca tambang timah memerlukan perlakuan khusus untuk menjaga mikroklimat tanah. Salah satu perlakuan yang dapat digunakan adalah aplikasi mulsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis mulsa yang tepat untuk budidaya tanaman nenas di lahan pasca tambang timah...
Kata kunci: Arachis pintoi, sabut kelapa, kualitas buah, lahan pasca tambang
PENDAHULUAN
Nenas (Ananas comosus L.) adalah salah satu komoditas buah unggulan Indonesia karena selain memiliki nilai ekonomis yang tinggi, nenas juga memiliki kandungan gizi yang baik. Produksi buah nenas di Indonesia mengalami fluktuasi dari tahun 2015 hingga tahun 2017...
Peningkatan luas panen nenas dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan suboptimal. Bangka Belitung merupakan daerah yang memiliki lahan suboptimal yang cukup luas akibat kegiatan penambangan timah. Lahan pasca tambang timah bersifat sangat porous, didominasi tekstur pasir, dan kapasitas memegang air rendah...
1 Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi, Universitas Bangka Belitung.
*Penulis korespondensi: trilestari25sm07@gmail.com
*Penulis korespondensi: trilestari25sm07@gmail.com
Kalkulator Kebutuhan Mulsa (Lahan Pasca Tambang)
Berdasarkan Parameter Riset: Lestari et al. (2020)
Estimasi Kebutuhan Material:
0 Kg